Kamis, 1 July 2010
Untukmu, mantan terindah…
Maaf, jika aku harus mengakui sebutan mantan terindah itu aku tujukan padamu. Bukan tanpa alasan, hati ini yang berbicara karna kau lah hal terindah yang pernah aku miliki. Dan hingga kini, bayangmu masih merama-rama dalam benakku, dalam hatiku. Sengaja kugoreskan sepucuk surat ini, agar kau tahu betapa aku masih menyimpan semua kenangan tentangmu. Sesungguhnya aku masih ingin menunggumu dengan segenggam harapan kau kembali seperti dulu. Tahukah kau, setiap harinya aku menunggu hadirnya senja saat kau menutup harimu, menunggumu datang untuk sekedar menyapaku, atau sekedar menanyakan bagaimana keadaan hatiku setelah lama kau tinggal pergi dan berkelana. Perasaanku memang terluka, namun sayangku, kasihku padamu tak pernah sirna, karena aku masih mencintaimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar